Foto : Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tru Saputra
INFOBENUA.COM, KUKAR – Setelah beberapa tahun terakhir mengalami kevakuman, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini kembali diperkuat.
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, menegaskan bahwa organisasi ini tengah berbenah secara menyeluruh guna mengembalikan eksistensi dan perannya di tengah masyarakat.
“Kami di DPD KNPI Kukar saat ini sedang berbenah, karena selama enam tahun organisasi ini nyaris tak terdengar gaungnya,” jelas Rian sapaan akrabnya.
Rian mengungkapkan bahwa semangat para pemuda kembali tumbuh. Berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang berada dalam naungan KNPI mulai menunjukkan eksistensi. Di antaranya Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Gerakan Milenial Indonesia, hingga Prada Pemuda.
“Semangat ini kami dorong agar teman-teman OKP dan ormawa yang berada dalam naungan KNPI Kukar bisa menunjukkan eksistensi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini telah terbentuk 18 pengurus kecamatan KNPI yang masing-masing memiliki sekretariat sendiri. Keberadaan sekretariat ini menjadi tolok ukur berjalannya roda organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Sekretariat-sekretariat OKP di Kecamatan itu kini menjadi aset Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kukar. Namun, kami masih menghadapi tantangan untuk menghidupi kebutuhan dasar seperti listrik dan air,” jelasnya.
Kendala teknis tersebut dinilai cukup menghambat mobilisasi kegiatan pemuda. Karena itu, ia berharap perhatian lebih dari pemerintah daerah, agar sarana dan prasarana yang telah dibangun bisa benar-benar bermanfaat.
“Harapan kami ke depan akan ada fasilitasi lebih lanjut bagi kawan-kawan di Kecamatan yang memiliki semangat dan gerakan nyata untuk membangun daerah melalui kegiatan kepemudaan,” tuturnya.
Bahkan, Rian membawa aspirasi dari organisasi pemuda lainnya untuk mendorong adanya bantuan operasional tetap. Ia mengusulkan kepada Bupati Kukar agar setiap OKP dan DPD KNPI mendapatkan dukungan anggaran Rp50 juta per tahun.
Dana tersebut, menurutnya, sangat strategis untuk menunjang operasional kegiatan OKP dan ormawa agar tidak hanya bergantung pada event-event besar.
“Tentu pelaksanaannya harus diiringi dengan petunjuk teknis dan pelaporan yang transparan,” tegasnya.
Merespons hal tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar bergerak cepat dengan merancang sinergi program yang secara jelas. Dispora telah mengalokasikan anggaran Rp50 juta khusus untuk Program Kepemudaan Bersama KNPI sebagai bentuk penguatan ekosistem kepemudaan daerah.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk investasi jangka panjang terhadap potensi generasi muda Kukar yang membutuhkan ruang aktualisasi dan sistem pendukung yang kuat. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menilai program ini sebagai jembatan antara kebijakan dan kebutuhan pemuda di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap kegiatan yang dijalankan lewat Program Kepemudaan Bersama KNPI benar-benar membumi dan relevan dengan kebutuhan pemuda Kukar,” ujarnya dengan optimis.
Ali menambahkan, pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyedia anggaran, tetapi juga sebagai katalisator perubahan.
“Dengan adanya sinergi dan ruang aktualisasi seperti ini, kami percaya pemuda Kukar bisa menjadi pelopor di berbagai bidang. Bukan hanya kreatif, tapi juga kritis dan kontributif,” pungkasnya. (Adv/Farid/red)


















Users Today : 310
Total Users : 1288386
Views Today : 556
Total views : 6338710