Infobenua.com Samarinda: Ajang Duta Wisata Indonesia 2024, yang digelar pada 3-8 Desember 2024 di Palu, semakin mendekati puncaknya. Pasangan perwakilan Kalimantan Timur, Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita, berhasil menunjukkan performa mengesankan dengan masuk posisi tiga besar hasil vote sementara.
Arif dan Nadya, yang sebelumnya merupakan Duta Wisata Kota Samarinda 2022 dan kini menyandang gelar Duta Wisata Kaltim 2023, terus berupaya membawa nama Kalimantan Timur ke panggung nasional.
Berbekal program unggulan Putik Pampang (singkatan dari Kampung Batik Pampang), keduanya tidak hanya mempromosikan budaya batik khas Kalimantan Timur, tetapi juga berusaha melahirkan identitas wastra baru bagi provinsi ini.
Perjuangan Menuju 6 Besar
Proses menuju babak enam besar ajang Duta Wisata Indonesia 2024 diawali dengan mekanisme voting yang melibatkan masyarakat. Hingga saat ini, Arif dan Nadya telah mengumpulkan 1.250 suara, menempatkan mereka di posisi ketiga, tepat di bawah perwakilan Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.
Meski masih berada dalam tahap sementara, pencapaian ini disambut dengan penuh semangat oleh Nadya. “Tentunya senang dan bangga, ternyata masyarakat Kaltim mendukung kami sebagai perwakilan yang akan mewakili Kaltim di kancah nasional,” ungkapnya.
Program Unggulan: Putik Pampang
Program Putik Pampang menjadi andalan Arif dan Nadya dalam mempromosikan Kalimantan Timur. Program ini berfokus pada pelestarian budaya lokal, khususnya kain batik bermotif khas Dayak.
Melalui inisiatif ini, mereka telah menciptakan produk wastra unik yang diharapkan dapat memperkaya keragaman batik Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi wisata budaya Kaltim lebih luas ke Nusantara.
“Putik Pampang menjadi langkah nyata kami untuk membawa pariwisata Kaltim semakin dikenal. Kami harap program ini bisa menjadi representasi budaya lokal yang membanggakan di tingkat nasional,” tambah Nadya.
Dukungan Masyarakat Melalui Voting
Sistem voting masih terbuka hingga menjelang final. Masyarakat dapat memberikan dukungan melalui website resmi Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo). Dengan nominal mulai dari Rp10 ribu, setiap suara sangat berarti bagi pasangan Arif dan Nadya untuk mengamankan posisi enam besar.
Arif dan Nadya berharap, dukungan masyarakat Kaltim dapat terus mengalir.
“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kaltim agar kami bisa memberikan usaha terbaik dan membawa hasil yang membanggakan,” ujar Nadya dengan penuh harap.
Optimisme Menuju Final
Sebagai perwakilan Kalimantan Timur, Arif dan Nadya tidak hanya membawa beban tanggung jawab besar, tetapi juga optimisme untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Bumi Etam.
Dengan semangat, dedikasi, dan dukungan yang terus mengalir, keduanya yakin mampu meraih hasil terbaik di Duta Wisata Indonesia 2024 dan membawa nama Kalimantan Timur harum di panggung nasional.(Frida)


















Users Today : 554
Total Users : 1292936
Views Today : 2514
Total views : 6356004