Infobenua.com- Samarinda: Kejuaraan Bola Basket 3×3 Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini menjadi momen istimewa bagi tim Bluefin Sweetie yang sukses meraih gelar juara untuk kategori U-23 Putri.
Tim yang terdiri dari tiga pemain inti dan satu cadangan ini tampil impresif di lapangan, menunjukkan kekompakan dan ketangguhan dalam menghadapi setiap tantangan di tengah antusiasme penonton di Atrium Big Mal, Samarinda.
Kapten tim Bluefin Sweetie, Ferren Chrisan Nugraeni, mengungkapkan kepuasan dan semangatnya setelah pertandingan. Ia menyatakan bahwa atmosfer pertandingan di pusat perbelanjaan memberi pengalaman yang berbeda bagi tim, menambah adrenalin dan motivasi mereka. Menurutnya, suasana yang unik ini menjadi salah satu faktor penyemangat yang membuat timnya tampil maksimal.
“Pertandingannya luar biasa, karena jarang-jarang kami bisa tanding di mall. Rasanya beda, adrenalinnya juga berbeda dibanding pertandingan biasanya,” ujar Ferren, saat ditemui usai penutupan Kejuaraan Bola Basket 3×3 Piala Gubernur Kaltim, di Atrium Big Mal Samarinda, Pada Minggu malam (4/11/2024).
Meskipun berhasil menjadi juara, persiapan Bluefin Sweetie untuk turnamen 3×3 ini terbilang cukup singkat dan spontan. Fokus utama tim sebenarnya adalah persiapan untuk kompetisi basket 5×5, tetapi mereka memutuskan untuk langsung bermain dalam format 3×3 tanpa banyak perubahan strategi.
“Persiapan kami cukup mendadak, langsung main saja. Sebelumnya, kami fokus untuk Piala Gubernur 5×5, jadi untuk 3×3 ini kami bermain sesuai kemampuan yang ada,” tuturnya.
Latihan yang dijalani Bluefin Sweetie dalam waktu satu minggu sebelum kejuaraan lebih berfokus pada peningkatan kecepatan. Mengingat durasi pertandingan 3×3 yang hanya berlangsung selama 10 menit, mereka banyak berlatih lari agar lebih siap menghadapi intensitas permainan.
Dari segi strategi, tim ini lebih mengutamakan kepercayaan pada satu sama lain, mengingat dalam permainan 3×3, pola individu sering kali lebih dominan. Namun, mereka berusaha untuk tetap menjaga soliditas sebagai tim dan saling mendukung dalam setiap pertandingan.
“Kami mencoba lebih percaya pada teman setim. Karena dalam 3×3 sering kali permainan jadi lebih individual, kami berusaha agar tetap kompak dan percaya pada diri sendiri serta teman-teman,” tuturnya.
Lebih jauh, Ferren juga menyampaikan harapannya agar kejuaraan seperti ini bisa terus diadakan secara rutin di Kaltim. Ia merasa bahwa acara seperti ini sangat bermanfaat bagi perkembangan atlet basket di Kaltim dan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas pemain setempat hingga setara dengan pemain dari daerah lain di Indonesia.
“Saya berharap Dispora Kaltim bisa menjadikan event ini rutin, supaya kami bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan hingga setara dengan pemain di luar Kaltim,” pungkasnya
Penulis Faradiba | Editor Eka Mandiri



















Users Today : 199
Total Users : 1316479
Views Today : 323
Total views : 6426966