Wali Kota Bontang, Basri Rase Saat Jadi Pembina Upacara (FOTO: Prokopim Bontang)
InfoBenua.Com.Bontang – Senin (29/07/2024) menjadi hari yang bersejarah bagi para siswa SMAN 1 Bontang. Wali Kota Bontang, Basri Rase, memimpin upacara kenaikan bendera di halaman sekolah tersebut dan menyampaikan sebuah inisiatif penting: upaya pengembalian kewenangan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau yang sederajat kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota.
Basri Rase mengungkapkan komitmennya sejak bergabung dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), di mana salah satu fokus utamanya adalah memperjuangkan pengembalian kewenangan pendidikan menengah atas ke pemerintah daerah.
“Di Apeksi banyak yang saya perjuangkan salah satunya kewenangan sekolah SMP dan SD,” ujarnya di hadapan seribuan siswa yang hadir dalam upacara tersebut.
Wali Kota Bontang menjelaskan bahwa banyak masukan terkait pengelolaan sekolah yang dulunya menjadi kewenangan pemerintah kota dan kabupaten.
“Tak hanya Bontang, namun hampir seluruh anggota Apeksi menyoal hal ini,” tambahnya.
Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kewenangan pengelolaan SMA dan SMK sederajat diambil alih oleh pemerintah provinsi mulai Januari 2017. Pemerintah kabupaten/kota hanya memiliki kewenangan pada tingkat SD dan SMP sederajat. Hal ini berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang tersebut yang menyatakan bahwa pendidikan termasuk ke dalam urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
Basri Rase menyoroti dampak dari perubahan kebijakan ini, yang menurutnya perlu ditinjau ulang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan di daerah. “Banyak masukan dari berbagai pihak yang menginginkan kewenangan SMA dan SMK dikembalikan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Ini penting untuk memastikan bahwa pengelolaan pendidikan menengah atas bisa lebih terfokus dan sesuai dengan kebutuhan lokal,” jelas Basri.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Basri juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para pendidik dan siswa, untuk mendukung upaya ini demi kemajuan pendidikan di Kota Bontang. “Kita harus bersama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan salah satu caranya adalah dengan mengembalikan kewenangan ini kepada pemerintah daerah yang lebih memahami kebutuhan dan potensi lokal,” pungkasnya.
Langkah ini, menurut Basri, tidak hanya akan mempermudah koordinasi antara sekolah dan pemerintah daerah, tetapi juga memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan dukungan dari Apeksi, Basri berharap kebijakan ini dapat segera terwujud, sehingga Bontang dan daerah lainnya bisa mengoptimalkan potensi pendidikan mereka.
Upacara di SMAN 1 Bontang ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan gagasan penting, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Dengan semangat yang dibawa oleh Wali Kota Basri Rase, diharapkan inisiatif ini dapat membawa perubahan positif bagi pendidikan menengah atas di Kota Bontang dan daerah lainnya di Indonesia.
Penulis Alawi penyunting Redaksi Ib


















Users Today : 203
Total Users : 1358681
Views Today : 507
Total views : 6528770