InfoBenua.Com.Samarinda: Nasib naas menimpa seorang siswa SMPN 03 Marang Kayu warga RT 02 Desa Prangat Selatan kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegar berinisial SM (15), Minggu (25/2/2024).
Murid kelas III SMP tersebut tenggelam dan meninggal dunia di lokasi air terjun KM 52 (Jalan Houling TD) RT 04 Desa Santan Ulu Kecamatan Marang. Setelah sebelumnya berhasil menyelamatkan temannya yang terjatuh ke aliran jatuhan air terjun tersebut. Kendati sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tak bisa tertolong.
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, keterangan yang diperoleh menyebutkan, kejadian berawal sekitar pukul 13.00 wita. Saat itu, korban bersama beberapa teman sekolahnya mengunjungi air terjun yang berada dilokasi RT 04 Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu yang lokasinya persis pinggir jalan Houling batu bara Tambang Damai KM 52.
Sesampainya di lokasi, korban bersama teman lainnya berenang dilokasi tersebut dan memilih area yang dangkal. Saat berenang, korban mengajak temannya DW (15) pindah ke tempat ujung aliran jatuhan air terjun yang airnya lebih dalam, dan akhirnya mereka beranjak bersama ke tempat tersebut.
Selang beberapa lama, teman korban DW terpleset dan jatuh di sungai yang dalam sehingga membuat korban bergegas untuk menolong, namun korban ikut terjatuh dan tenggelam. Tapi, teman korban tersebut sempat berhasil naik dan meminta pertolongan ke teman lainnya dan juga meminta pertolongan kepada (Guru TU) yang kebetulan juga ada berkunjung ke lokasi air terjun tersebut bersama dengan istrinya.
Hingga guru TU tersebut melakukan pertolongan bersama temannya. Dan saat tiba dilokasi tenggelamnya korban sudah tidak sadarkan diri dan keadaan bibir sudah membiru. Guru TU pun membawa korban ke Klinik terdekat untuk dilakukan tindakan. Hingga akhirnya, korban dinyatakan meninggal dunia.
Untuk saksi yang diperiksa, salah satu temannya NB (15) yang ada dilokasi memberikan keterangan pada awak media melalui telfon WhatsApp dengan nada sedih menyatakan si korban niat menolong malah dianya yang tenggelam.
“Pertama itu Dewi yang tenggelam nahh terus tiya nolonginn Dewii eh malah Tiya yang tenggelam Dewi selamat” terangnya.
Dengan insiden ini, Para orang tua diimbau untuk mengawasi anaknya dan tidak memberikan izin bermain di sungai tanpa pengawasan yang ketat agar kasus serupa tak terjadi lagi di sana.
Sumber catatan kepolisian
Penulis faradiba | Editor Eka Mandiri


















Users Today : 242
Total Users : 1390503
Views Today : 523
Total views : 6679195