InfoBenua.Com.BONTANG – Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina mempertanyakan progres proyek pemasangan jaringan air. Tepatnya di dua pulau pesisir yakni Tihi-Tihi dan Selangan. Ia pun menerima pertanyaan dari warga di wilayah tersebut. Karena tidak sabar untuk mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Taman.
“Mereka bilang kapan ini selesai. Supaya tidak lagi ke darat untuk mendapatkan air bersih,” sebutnya.
Ia pun meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) untuk menjelaskan ke publik. Mengingat kurun beberapa hari ini pekerja tidak melakukan aktivitas proyek tersebut. “Rencananya kami akan panggil Dinas PU-PR untuk dimintai keterangan,” jawabnya.
Pada perbatasan wilayah sudah dipasang untuk koneksi cabang pipa. Tetapi pekerjaan belum diketahui sejauh mana. Termasuk sambungan ke rumah di dua pulau pesisir itu. Diketahui proyek ini dimenangkan oleh perusahaan asal Kukar yakni CV Fikri Pratama. Nilai penawarannya yaitu Rp6 miliar.
Nantinya jaringan itu akan terkoneksi melalui WTP Bontang Lestari. Kemudian pipa akan ditanam di bawah laut. Total sambungan rumah nantinya yang terpasang jaringan untuk kedua pulau yaitu 200 unit. Sejauh ini distribusi air bersih belum ada. Sehingga warga terpaksa mengambil air bersih di wilayah darat atau menampung dari air hujan.
Terkait penyaluran nantinya dipastikan tidak tiap hari mengalir.Warga pun harus menampung air selama jadwal tidak mengalir. Sebelumnya program serupa menyasar Malahing dengan pagu anggaran sebesar Rp2,9 miliar.(ADV/Red/KA)

















Users Today : 99
Total Users : 1441197
Views Today : 498
Total views : 6774742