InfoBenua.Com.BONTANG – Penanganan banjir rob di Kelurahan Bontang Kuala telah mendapatkan perhatian dari legislator senayan. Pada Senin (7/8/2023) Komisi V DPR RI telah meliat di lapangan terkait solusi dari masalah tersebut. Kegiatan ini pun turut dihadiri oleh Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad.
Ia meminta Pemkot Bontang untuk segera mengambil langkah. Pasca penanganan akses jalan di Piere Tandean mendapat kucuran dari APBN. Salah satunya menyangkut renovasi trotoar.
“Jadi karena jalan itu akan diperbaiki oleh pusat maka Bontang harus mengambil peran lain. Utamanya menyangkut trotoar,” terangnya.
Pasalnya kehadiran infrastruktur trotoar ini bisa menjadi akses sementara ketika air laut pasang. Serta kondisi jalan penuh genangan air laut. Sehingga warga tidak terganggu aktivitasnya. Pasalnya akses ini merupakan jalur satu-satunya warga Bontang Kuala keluar dari wilayahnya.
“Sembari menunggu terkait jalan atau penanganan robnya. Trotoar bisa ditinggikan satu meter untuk akses sementara,” sebutnya.
Supaya warga bisa tetap bekerja maupun para pelajar bisa menuju ke sekolah. Ditaksir kebutuhan anggaran mencapai 500 hingga 700 juta rupiah. Diharapkan pembangunan ini bisa mendapat kucuran dari APBD Perubahan Bontang 2023. Bilamana tidak bisa dua sisi dikerjakan, paling tidak satu sisi terlebih dahulu.
Diketahui trotoar itu memiliki panjang 1,5 kilometer. Usulan ini mendapatkan persetujuan dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Regional Kaltim. Pembagian tugas ini diperlukan sehingga penanganan banjir rob bisa secara menyeluruh.(ADV/Red/ka

















Users Today : 115
Total Users : 1441213
Views Today : 548
Total views : 6774792