InfoBenua.Com.SANGATTA – Sebanyak 30 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pemasaran dan Digital Marketing.
Berasal dari 5 kecamatan yang ada yakni Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Rantau Pulung dan Kaubun berlangsung di Teras Belad Cafe Resto.
Kepala Dias Koperasi UKM dan Ekonomi Kreatif Darsafani melalui Sekretaris Ahmad Ashari menyampaikan kegiatan tersebut adalah salah satu dari rangkaian dari pihaknya terkait dengan bimtek dan expo.
“Era digitalisasi saat ini pemasaran secara manual menurut kami kurang efektif, karena masyarakat memang lebih dominan pemesanan melalui online atau media sosial,” urainya.
Ahmad mengungkapkan dengan adanya Bimtek strategi pemasaran secara digital, para pelaku UKM dapat memasarkan produknya melalui forum jual beli dan medsos lainnya.
“Target kita melakukan bimtek ini, agar pelaku UMKM bisa menambah kepasitas dan kemampuan mereka di bidang pemasaran meningkat, sebabnya di wilayah kita ini produk banyak, tapi pemasarannya yang agak susah,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi UKM dan Ekonomi Kreatif Kutim Pasombaran mengatakan kegiatan bimtek tersebut sebagai pelatihan bagi para UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dalam mendongkrak perekonomian di Kabupaten Kutai Timur.
“Sesuai arahan dari pusat, UMKm ini harus di genjot usahanya, harus diberi perhatian khusus terkait dengan kondisi sekarang yang terdampak inflasi yang cukup tinggi,” ucapnya.
Pasombaran menjelaskan bahwa UMKM merupakan salah satu solusi menekan dampak dari inflasi, sesuai dengan arahan presiden RI kenaikan inflasi tidak boleh melebihi 5 persen.
“Terakhir ini ada peningkatan yang cukup signifikan melebihi dari pada 5 persen, tapi dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini mudah-mudahan lambat laun cepat menurunkan angka inflasi di Kutim,” terangnya.
Penulis Rai l Editor eka mandiri


















Users Today : 609
Total Users : 1368218
Views Today : 2740
Total views : 6616394