InfoBenua.com, Samarinda – Usai menunaikan kewajibannya melakukan reses guna menyerap aspirasi masyarakat, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim mengatakan, hingga saat ini masyarakat masih mengeluhkan soal banjir yang kerap melanda kota Samarinda.
Persoalan banjir menjadi masalah klasik di kota tepian dari masa ke masa.
Kepada masyarakat, Deni menghimbau agar melakukan gotong royong membersihkan drainase yang merupakan salah satu biang banjir. Dia juga mengingatkan masyarakat agar membudayakan membuang sampah pada tempatnya.
“Nah saya minta agar mereka menggalakan kegiatan gotong royong. Jika dulunya tiga bulan sekali, kalau bisa sekarang ini satu bulan sekali atau bahkan satu bulan dua kali,” imbuhnya.
Adapun reses pertamanya itu dilaksanakan di Kediaman Wahyudi Ari Jalan Makroman, Kampung KB, Kecamatan Sambutan Kota Samarinda, Senin (16/05/2022) lalu.
Tak menampik, selain faktor alam, pola hidup manusia yang konsumtif dan tidak mematuhi aturan juga menjadi salah satu penyumbang kontribusi banjir yakni membuang sampa di sembarangan tempat hingga di drainase. Sehingga saluran air menjadi tersumbat dan menyebabkan genangan air ketika hujan.
“Bukan alam karena konteksnya itu drainase yang tersumbat atau buntu. Nah saya minta agar mereka menggalakan kegiatan gotong royong, kan supaya kawasan di sana tidak banjir lagi karena drainase yang tersumbat. Jadi, itu yang paling menonjol di reses pertama,” tegasnya.
Untuk itu, Deni berharap agar masyarakat juga ikut pro aktif dalam pencegahan sejak dini. Budaya buang sampah pada tempatnya, hingga gotong royong membersihkan drainase di wilayah masing-masing.
Penulis : syaef



















Users Today : 710
Total Users : 1273657
Views Today : 2289
Total views : 6298650