Samarinda, Info Benua – Tim Pantia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2020 DPRD Samarinda rapat bersama Disdik Samarinda, Rabu 21 April 2021 lalu.
Eko Elyasmoko ketua Tim Pansus LKPJ, menuturkan hasil dari rapat tersebut, bahwa penyerapan anggaran yang dilakukan Disdik Samarinda sudah sesuai.
Tetapi, sewaktu berjalannya proses laporan, Eko menuturkan ada ketidak sesuaian data laporan. Hal itu ternyata dilantari buku lappran yang berbeda antara yang dipedang Disdik dan di pegang DPRD Samarinda.
“Kan dari buku yang dikasih keterangan LKPJ itu ke dewan, dengan yang dipaporkan dia (Dia kan pegang buku sendiri) ternyata selisih. Bukan karena tidak diserap. Sudah diserap cuma dilaporan yang kami pegang tidak tercatat. Pas dikasih buku mereka pegang ternyata sudah terpakai,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Sabtu (24/4/2021).
Anggota Komisi III tersebut, menuturkan bahwa Disdik Samarinda tetap mendapat dukungan anggaran. Hal tersebut dilantari masih ada sekolahan di Kota Tepian julukan Kota Samarinda ini, yang masih blank spot area.
“Sekolah tersebut kalau belajar online, kualitas signal disana tidak bagus, makanya tetap di fokuskan untuk pemberlakuan sekolah tatap muka,” imbuhnya. (RDN). *

















Users Today : 1272
Total Users : 1269922
Views Today : 3853
Total views : 6287052