Foto : Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Reza Triakbari
Infobenua.com, KUTIM – Sebanyak 15 aplikasi milik organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah terintegrasi dalam portal Terpadu Digital. Integrasi ini menjadi langkah untuk menghubungkan berbagai aplikasi pemerintahan yang sebelumnya diakses secara terpisah, sehingga layanan dapat dijangkau melalui satu portal.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Reza Triakbari, menjelaskan penggabungan akses aplikasi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan teknis masing-masing layanan.
Salah satu fitur yang tersedia ialah Single Sign-On (SSO), yang memungkinkan pengguna mengakses beberapa aplikasi menggunakan satu akun. Fitur ini mengurangi kebutuhan untuk masuk berulang kali ketika berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya.
“Dengan SSO, pengguna bisa mengakses beberapa layanan melalui satu akun, sehingga tidak perlu berulang kali masuk ke aplikasi yang berbeda,” jelas Reza, Senin (26/10/2026).
Meski aksesnya disatukan, setiap aplikasi tetap dikelola oleh OPD yang memilikinya. Diskominfo Staper berperan memfasilitasi integrasi, bukan mengambil alih pengelolaan aplikasi yang sudah dikembangkan oleh masing-masing instansi.
“Prinsipnya, aplikasi yang sudah dimiliki OPD tetap digunakan. Kami memfasilitasi agar layanan tersebut bisa terhubung dengan Terpadu Digital,” ujarnya.
OPD yang ingin mengintegrasikan aplikasinya dapat mengajukan permohonan kepada Diskominfo Staper. Selanjutnya, proses penyambungan disesuaikan dengan kebutuhan layanan serta persyaratan teknis agar aplikasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Pengembangan Terpadu Digital masih dapat berlanjut dengan menghubungkan aplikasi lain secara bertahap. Kesiapan sistem dan koordinasi dengan OPD menjadi pertimbangan dalam proses tersebut.
“Dengan pendekatan ini, fokus pengembangan bukan membuat seluruh aplikasi menjadi satu sistem tunggal, melainkan menghubungkan layanan yang sudah ada agar lebih mudah diakses melalui portal bersama,” tandasnya.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita editor redaksi








Users Today : 1363
Total Users : 1563100
Views Today : 2223
Total views : 7054513