InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Serangan Bandara Dammam Tewaskan Satu Orang, AS Perintahkan Diplomat Tinggalkan Arab Saudi

by Hery Kuswoyo
Kamis, 22 Oktober 2026, 22:41
in Kaltim
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi

Bagikan

Infobenua.com, Dammam — Serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi bagian timur, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai delapan lainnya pada Rabu (21/10/2026). Insiden ini terjadi ketika Amerika Serikat memerintahkan staf diplomatik nonesensial dan anggota keluarga mereka meninggalkan Arab Saudi di tengah meningkatnya serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi di Yaman.

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan masih melakukan penilaian terhadap kerusakan fasilitas bandara. Penghentian operasional juga berdampak pada penerbangan, dengan sejumlah pesawat dialihkan ke bandara lain, menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24.

Hingga laporan ini disusun, otoritas Arab Saudi belum mengumumkan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok Houthi yang didukung Iran juga belum menyatakan bertanggung jawab atas insiden di Dammam.

Ketegangan tersebut mendorong Washington mengambil langkah pengamanan terhadap personel diplomatiknya. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengonfirmasi perintah keberangkatan bagi staf nonesensial dan anggota keluarga mereka dari Kedutaan Besar AS di Riyadh melalui platform X.

“Kelompok Houthi yang didukung Iran semakin meningkatkan aksi permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan terhadap bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya yang mengakibatkan korban jiwa di kalangan warga sipil serta gangguan perjalanan yang parah,” tulis Pigott.

Sejumlah pejabat AS juga mengatakan kepada Reuters bahwa Washington berencana menarik anggota keluarga staf dari beberapa misi diplomatik AS lainnya di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Reuters dan AFP melaporkan adanya informasi mengenai kemungkinan penerapan langkah serupa di sejumlah negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, Yordania, Qatar, dan Bahrain. Namun, Pigott membantah laporan tersebut dan menyebut informasi itu “tidak akurat”. Ia menegaskan bahwa perintah keberangkatan yang dikonfirmasi hanya berlaku bagi staf di Arab Saudi.

Serangan di Dammam terjadi setelah Kementerian Energi Arab Saudi melaporkan insiden terpisah pada hari yang sama. Pasukan keamanan disebut berhasil mencegat sebuah drone yang menargetkan fasilitas minyak, tetapi puing-puingnya menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Kedua korban tewas diidentifikasi sebagai warga negara Filipina dan Nepal.

Eskalasi serangan berlangsung di tengah memburuknya konflik Arab Saudi dengan kelompok Houthi dalam beberapa pekan terakhir. Kelompok tersebut telah menargetkan sejumlah bandara utama di kerajaan itu, sementara serangan terhadap infrastruktur penting meningkatkan risiko terhadap keselamatan warga sipil dan kelancaran transportasi udara.

Amerika Serikat sebelumnya beberapa kali mengeluarkan perintah evakuasi atau keberangkatan staf diplomatik dalam tahun ini, seiring meluasnya perang Iran dan serangan balasan Teheran terhadap Arab Saudi dalam konflik yang melibatkan AS dan Israel.

Gencatan senjata selama empat tahun antara Arab Saudi dan kelompok Houthi dilaporkan runtuh di tengah perang Iran. Sepanjang Oktober, Arab Saudi menghadapi serangan hampir setiap hari, menambah tekanan keamanan di kawasan Teluk.

Situasi tersebut kini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan penerbangan sipil, fasilitas energi, dan personel diplomatik di kawasan, sementara pihak yang bertanggung jawab atas serangan terbaru di Bandara Internasional King Fahd masih belum dikonfirmasi secara resmi. (*)

Views Count: 3

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1554133
Users Today : 957
Total Users : 1554133
Views Today : 1802
Total views : 7037249
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com