Foto: Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani
Infobenua.com, Kutai Kartanegara – DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong optimalisasi pengelolaan aset daerah Graha 165 agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Salah satu opsi yang didorong adalah penataan skema penyertaan modal melalui badan usaha milik daerah (BUMD).
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengatakan pengelolaan aset daerah perlu disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, pelibatan BUMD menjadi salah satu mekanisme yang dapat ditempuh pemerintah daerah dalam mengembangkan investasi dan mengoptimalkan pemanfaatan aset.
“Kalau daerah ingin berinvestasi, mekanismenya harus melalui badan usaha milik daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ahmad Yani. Jumat (9/10/2026).
Ia menyebut PT Tunggang Parangan Perseroda dapat menjadi bagian dari skema tersebut. Karena itu, DPRD mendorong agar penyertaan modal yang berkaitan dengan Graha 165 ditata melalui BUMD tersebut sehingga dapat membuka peluang kerja sama dengan PT Graha 165.
Menurut Ahmad Yani, penataan ini tidak hanya menyangkut administrasi kepemilikan dan pengelolaan aset, tetapi juga memastikan pemanfaatannya memberikan hasil yang terukur bagi daerah.
“Yang kita dorong adalah bagaimana aset daerah ini bisa dikelola melalui kerja sama yang memberikan pendapatan bagi Kukar. Persoalan ini juga kami minta untuk dituntaskan melalui panitia khusus (pansus),” ujarnya.
Ahmad Yani menjelaskan, nilai penyertaan modal awal pada Graha 165 tercatat sekitar Rp12,5 miliar. Berdasarkan perhitungan yang disampaikan, nilai hasil yang telah diperoleh dari pengelolaan aset tersebut diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
“Dari perhitungan sementara, hasil yang diperoleh sudah berada di kisaran Rp25 miliar. Artinya, potensi aset ini perlu terus dioptimalkan agar manfaatnya bagi daerah semakin jelas,” ungkapnya.
DPRD Kukar berharap penataan skema pengelolaan dan kerja sama tersebut dapat memberikan kepastian terhadap kontribusi Graha 165 bagi PAD.
“Tentu kami juga mendorong agar optimalisasi aset itu terus dilakukan sehingga pada 2027 hasilnya dapat memberikan kontribusi yang lebih jelas terhadap pendapatan daerah,” tandasnya. (Adv/farid/red)









Users Today : 2021
Total Users : 1524784
Views Today : 4617
Total views : 6970711