Foto : Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Kehumasan (IKP) Diskominfo Staper Kutim, Aji Nazaruddin
Infobenua.com.KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat pemanfaatan teknologi digital hingga tingkat desa dan kelurahan. Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim telah menyiapkan website bagi 139 desa dan 20 kelurahan sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Kehumasan (IKP) Diskominfo Staper Kutim, Aji Nazaruddin, mengatakan penyediaan website tersebut juga disertai pembinaan kepada operator agar masing-masing wilayah mampu mengelola dan mengisi konten secara mandiri.
“Harapan kita, pihak desa bisa membuat berita-berita tentang desa mereka dan membuat konten-konten tentang potensi yang ada di desa,” ujar Aji Nazaruddin, Rabu (7/10/26).
Menurut dia, keberadaan website tidak semata digunakan untuk memuat kegiatan pemerintahan desa. Kanal tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi wilayah, termasuk sektor pariwisata, ekonomi maupun informasi pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu contoh yang mulai memanfaatkan ruang digital tersebut ialah Desa Pulau Miang. Desa tersebut membuat konten mengenai keindahan wilayahnya sehingga masyarakat di luar daerah dapat mengetahui potensi yang dimiliki.
“Kalau ada potensi desa, misalnya Pulau Miang itu kan membuat konten-konten tentang keindahan Pulau Miang. Itu kan bisa menarik orang dari luar untuk datang,” jelasnya.
Penguatan pengelolaan website juga dilakukan melalui pelatihan. Pada 2026, Diskominfo Staper Kutim menggelar bimbingan teknis bagi operator website dan PPID desa, termasuk pembahasan pengelolaan serta teknik publikasi informasi.
Nazaruddin menambahkan, website desa juga dapat memuat informasi publik seperti APBDes, penggunaan dana desa, hingga berbagai potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. Diskominfo turut menyiapkan dukungan internet, sementara pengelolaan dan pengisian konten menjadi tanggung jawab desa.
“Jadi kita sudah siapkan fasilitasnya, tinggal desa mengelola dan mengembangkan kontennya,” katanya.
Dengan dukungan tersebut, pemerintah desa dan kelurahan diharapkan semakin aktif menggunakan kanal digital untuk menyampaikan perkembangan wilayah sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki kepada masyarakat.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita | Editor: Redaksi







Users Today : 1387
Total Users : 1518886
Views Today : 3550
Total views : 6955922