Teks foto: Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca
Infobenua.com Samarinda – Retribusi parkir di kawasan Teras Samarinda Tahap II, Jalan Gajah Mada didorong menggunakan sistem elektronik.
Langkah ini dinilai dapat membuat pungutan parkir lebih mudah dipantau sekaligus memastikan penerimaannya tercatat sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, mengatakan penerapan *e-parking* dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi transaksi tunai yang selama ini terjadi di lapangan. Selain itu, sistem parkir berlangganan tahunan juga dinilai bisa diterapkan di kawasan tersebut.
“Dengan adanya parkir elektronik dan sistem berlangganan, seluruh retribusi parkir dapat masuk secara resmi dan transparan ke kas daerah Pemkot Samarinda,” ujar Markaca saat ditemui di ruang kerjanya (8/9/2026).
Menurutnya, sistem pembayaran yang tercatat secara elektronik akan memudahkan pemerintah mengetahui jumlah penerimaan dari aktivitas parkir.
Pendataan petugas juga menjadi lebih jelas sehingga keberadaan juru parkir yang tidak terdaftar dapat ditekan.
Teras Samarinda Tahap II berada di kawasan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat dan pelaku usaha. Arus pengunjung yang datang ke kawasan tersebut turut membuat kebutuhan terhadap lahan dan pengelolaan parkir menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Markaca juga meminta keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sepanjang Tepian Mahakam tetap dipertahankan.
Ruang publik tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas warga yang datang ke kawasan Tepian.
Di sisi lain, aktivitas UMKM di sekitar Tepian Mahakam juga tidak terlepas dari keberadaan pengunjung. Menurut Markaca, kawasan yang nyaman dan tertib dapat mendukung pelaku usaha lokal.
“Tepian Samarinda ini tempat berkumpulnya masyarakat sekaligus tempat mencari rezeki bagi para pelaku usaha lokal,” katanya.
Ia berharap penerapan sistem parkir yang lebih tertib tidak hanya berdampak pada pengelolaan retribusi, tetapi juga memberikan kepastian bagi masyarakat saat menggunakan fasilitas parkir di kawasan tersebut.
“Ketika kawasannya rapi, hijau, dan parkirnya tertata, ekonomi lokal UMKM akan tumbuh lebih sejahtera dan beradab. Ini menjadi modal besar menjadikan Tepian Mahakam sebagai ikon kebanggaan Kota Samarinda,” pungkasnya.
Penulis : Frida| Editor : Eka mandiri



















Users Today : 384
Total Users : 1469840
Views Today : 870
Total views : 6857253