InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kapolda Kaltim Uji Bahan Semikimia Hartindo AF31 untuk Membatasi Pergerakan Api Karhutla

by Irwan Balikpapan
Kamis, 27 Agustus 2026, 16:35
in Balikpapan
Kapolda kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro bersama Pangdam VI mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono saat Melihat Langsung kebakaran Lahan di Wilayah Balikpapan Selatan, Kamis (27/08/2026)

Kapolda kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro bersama Pangdam VI mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono saat Melihat Langsung kebakaran Lahan di Wilayah Balikpapan Selatan, Kamis (27/08/2026)

Bagikan

BALIKPAPAN — Polda Kalimantan Timur menguji penggunaan bahan semikimia Hartindo AF31 dan F351 cairan pemadam api berbasis air sebagai salah satu upaya membuat penyekat untuk membatasi pergerakan api pada lahan non-gambut. Uji coba tersebut dilakukan saat Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro meninjau langsung lokasi kebakaran lahan di kawasan Perumahan Sepinggan Asri, Balikpapan, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Dalam peninjauan itu, Endar didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman, Kepala Basarnas, Dir Samapta Polda Kaltim, Kapolresta Balikpapan, Kabid Humas Polda Kaltim, Danlanud, Dandim, serta Kaops Polda Kaltim.

Endar mengatakan, kebakaran lahan masih menjadi perhatian serius mengingat kondisi cuaca panas, kering, dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Berdasarkan data penanganan karhutla hingga Kamis (27/8/2026), total luasan lahan yang terbakar di wilayah Kalimantan Timur mencapai sekitar 75,6 hektare.

“Setiap hari ada kondisi cuaca, angin, tanah yang kering. Karena itu, begitu ada titik api sekecil apa pun harus kita antisipasi,” ujar Endar kepada awak media.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Upaya membatasi pergerakan api juga diperlukan agar kebakaran tidak meluas.

Salah satunya dilakukan melalui uji coba bahan semikimia Hartindo F31 dan F351 yang difungsikan sebagai penyekat api pada lahan non-gambut.

Bahan tersebut diuji untuk melihat efektivitasnya dalam membuat batas yang dapat membantu menghambat pergerakan api menuju area lain.

“Kalau ini berhasil, kita akan mencoba untuk penanganan di wilayah lain yang membutuhkan,” katanya.

Uji coba tersebut menjadi bagian dari strategi penanganan karhutla yang dilakukan secara terpadu oleh TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Endar mengatakan, respons cepat menjadi kunci agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Di kawasan Sepinggan Asri, pengerahan personel dan armada dilakukan secara bersama-sama sehingga api yang semula berpotensi meluas dapat segera dikendalikan.

23 Laporan Karhutla, Lima Orang Jadi Tersangka

Selain melakukan penanganan di lapangan, Polda Kaltim juga terus melakukan penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan.

Endar mengungkapkan, hingga Kamis (27/8/2026), Polda Kaltim telah menerima 23 laporan kejadian terkait karhutla. Dari jumlah tersebut, empat perkara telah masuk tahap penyidikan dan lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Lima tersangka tersebut berasal dari Berau sebanyak dua orang, Kutai Timur satu orang, dan Kutai Barat dua orang.

“Untuk masuk ke korporasi tentunya kami juga akan melakukan proses sesuai dengan ketentuan. Kami juga terus membangun kerja sama dengan pihak korporasi untuk membantu penanganan karhutla,” ujar Endar.

Ia menegaskan, penegakan hukum akan terus dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kebakaran lahan terjadi secara berulang.

Pangdam: Penanganan Tak Hanya Pemadaman

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan, penanganan karhutla di Kalimantan Timur dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurut Krido, periode Agustus hingga September menjadi waktu yang perlu diwaspadai karena kondisi panas dan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Yang kita lakukan secara terpadu di sini adalah BPBD, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama untuk memadamkan api maupun melakukan penjagaan,” kata Krido.

Selain pengerahan personel, pemerintah juga melakukan operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan peluang hujan di sejumlah wilayah.

Krido menyebut hujan sempat turun pada 22, 23, dan 24 Agustus di sejumlah daerah, di antaranya Balikpapan, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Samarinda, Berau, dan Sangatta.

“Artinya, kita lakukan segala macam upaya. Tidak hanya personel turun memadamkan api, tetapi juga modifikasi cuaca dan penggunaan bahan semikimia sebagai penyekat,” jelasnya.

Menurut Krido, sinergi penanganan karhutla juga diperkuat melalui satuan tugas terpadu di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan desa.

Satgas tersebut bertugas menerima informasi, melakukan analisis secara cepat, kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu ada informasi, mereka akan menganalisis dan bergerak cepat untuk mengatasi semuanya,” ujarnya.

Luas Kebakaran Sepinggan Asri Capai 3-4 Hektare

Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran di kawasan Sepinggan Asri sekitar pukul 09.00 WITA.

Personel dari Pos Selatan langsung dikerahkan ke lokasi. Namun, petugas mendapati api cukup besar dan diperparah hembusan angin kencang sehingga berpotensi memperluas area terdampak.

BPBD kemudian mengerahkan personel dan armada dari sejumlah pos, termasuk Pos Selatan, Pos BP, dan Pos Utara. Tim juga berkoordinasi dengan unsur TNI AU yang berada di sekitar lokasi sebelum mendapat dukungan dari Polda Kaltim.

“Api cukup besar dan angin cukup kencang. Karena itu beberapa unit dari Pos Selatan, Pos BP, dan Pos Utara kami kerahkan,” kata Usman.

Berdasarkan perkiraan awal BPBD Kota Balikpapan, luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar 3 hingga 4 hektare.

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Usman mengatakan, proses pemadaman juga menghadapi kendala karena lokasi kebakaran cukup jauh dari sumber air. Petugas membutuhkan selang dengan jangkauan panjang untuk menjangkau titik api.

“Lokasinya berada di tengah kawasan, sehingga kami membutuhkan sumber air dan peralatan atau selang yang cukup panjang,” ujarnya.

BPBD bersama TNI dan Polri sebelumnya juga telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat melalui Babinsa, pemerintah kelurahan, dan unsur terkait agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.

Di tengah kondisi cuaca panas dan kering, kolaborasi lintas instansi dan penggunaan berbagai metode penanganan, termasuk uji coba bahan semikimia sebagai penyekat api, diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus mencegah kebakaran lahan meluas.

Penulis: Irwanto Sianturi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Kapolda Kaltim Uji Bahan Semikimia Hartindo AF31 untuk Membatasi Pergerakan Api Karhutla

Kapolda Kaltim Uji Bahan Semikimia Hartindo AF31 untuk Membatasi Pergerakan Api Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026, 16:35
Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Polda Kaltim Kendalikan Karhutla di Berau

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Polda Kaltim Kendalikan Karhutla di Berau

Kamis, 27 Agustus 2026, 15:46
Polri Gelar Forum Tematik, Bahas Optimalisasi Layanan Polisi 110

Polri Gelar Forum Tematik, Bahas Optimalisasi Layanan Polisi 110

Kamis, 27 Agustus 2026, 15:37
Sekjen ATR/BPN Jelaskan Tiga Transformasi untuk Percepat Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

Sekjen ATR/BPN Jelaskan Tiga Transformasi untuk Percepat Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026, 10:07

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1448481
Users Today : 723
Total Users : 1448481
Views Today : 1440
Total views : 6790469
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com