InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

BMKG: Kemarau 2026 Diperkirakan Berlangsung hingga Oktober, El Niño Berpotensi Bertahan hingga 2027

by Hery Kuswoyo
Rabu, 19 Agustus 2026, 22:03
in Nasional
Bagikan

Infobenua.com, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober. Namun, pengaruh fenomena El Niño berpotensi membuat kondisi kering bertahan lebih lama di sejumlah wilayah.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan El Niño diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027. Fenomena tersebut berpeluang berada pada kategori moderat hingga kuat.

“BMKG memprediksi fenomena El Niño akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98% dan kategori kuat sebesar 62%, namun demikian dampaknya untuk wilayah Indonesia ketika bertemu periode musim kemarau hingga pertengahan bulan Oktober,” kata Ardhasena, dikutip dari laman resmi BMKG.

Secara umum, BMKG memprakirakan musim kemarau tahun ini berakhir pada pertengahan hingga akhir Oktober. Kondisi tersebut lebih panjang dibandingkan pola normal yang umumnya memasuki akhir musim kemarau sekitar Oktober.

Berdasarkan pemutakhiran data BMKG per Juni 2026, durasi musim kemarau berbeda-beda di setiap wilayah. Di Sumatra, musim kemarau diperkirakan berlangsung selama 3-28 dasarian atau sekitar 30-280 hari.

Di Jawa, durasinya berkisar 11-30 dasarian atau 110-300 hari. Sementara Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan mengalami kemarau selama 19-29 dasarian atau 190-290 hari.

Untuk Kalimantan, periode kemarau diperkirakan berlangsung 4-18 dasarian atau sekitar 40-180 hari. Di Sulawesi, durasinya berkisar 5-28 dasarian atau 50-280 hari.

Adapun wilayah Maluku Utara, Maluku, dan Papua diperkirakan mengalami musim kemarau selama 3-23 dasarian atau 30-230 hari.

76,5 Persen Wilayah Indonesia Sudah Memasuki Kemarau

Dalam prakiraan cuaca periode 14-20 Agustus 2026, BMKG mencatat sekitar 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Kondisi atmosfer Indonesia pada periode tersebut masih dipengaruhi El Niño dengan intensitas sangat kuat serta kecenderungan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi kondisi tersebut menyebabkan pasokan uap air ke wilayah Indonesia berkurang sehingga atmosfer menjadi relatif lebih kering.

Meski demikian, musim kemarau tidak berarti seluruh wilayah Indonesia akan terbebas dari hujan. Dinamika atmosfer pada skala regional dan lokal masih memungkinkan terbentuknya awan hujan di sejumlah daerah.

Pada periode 14-20 Agustus, hujan lokal masih berpotensi terjadi, antara lain di Aceh, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, hingga Papua Pegunungan.

BMKG karena itu memperkirakan kondisi kemarau akan tetap berlangsung secara dominan hingga Oktober, sementara pengaruh El Niño masih perlu diwaspadai karena dapat memperpanjang periode kering di sejumlah wilayah. (*)

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan Akan Kembali Tinggal di Inggris

Pangeran Harry dan Meghan Markle Dikabarkan Akan Kembali Tinggal di Inggris

Jumat, 21 Agustus 2026, 21:28
Israel Tuduh Erdogan Seret Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah

Israel Tuduh Erdogan Seret Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah

Jumat, 21 Agustus 2026, 21:14
Gerak Cepat! Prajurit Brigif TP 85 Bersama Warga Berhasil Padamkan Karhutla di Kutai Barat

Gerak Cepat! Prajurit Brigif TP 85 Bersama Warga Berhasil Padamkan Karhutla di Kutai Barat

Jumat, 21 Agustus 2026, 17:19
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026, 10:51

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1437604
Users Today : 1329
Total Users : 1437604
Views Today : 2055
Total views : 6768374
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com