Teks foto : Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin
Infobenua.com.Samarinda —
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan Gedung Pandurata di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) mulai beroperasi pada Januari hingga Februari 2027.
Meski pembangunan fisik hampir selesai, operasional gedung dilakukan secara bertahap karena pengadaan alat kesehatan masih berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin, mengatakan penyelesaian gedung kini tinggal menyisakan pekerjaan minor, termasuk penyempurnaan interior dan fasilitas penunjang.
“Ada yang memang perlu diperbaiki dan itu sifatnya kecil, tidak besar. Dinas Kesehatan sudah menyiapkan anggaran untuk pembelian alat kesehatan, termasuk dari rumah sakit untuk interiornya. Mudah-mudahan akhir tahun selesai dan Januari atau Februari bisa dioperasikan,” kata Jaya usai meninjau Gedung Pandurata, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan kebutuhan anggaran pengadaan alat kesehatan diperkirakan mencapai sekitar Rp250 miliar. Namun, pada tahun anggaran 2026 pemerintah baru mengalokasikan sekitar Rp100 miliar sehingga proses pengadaan harus dilakukan secara bertahap.
Menurut Jaya, skema tersebut juga akan diikuti dengan pembukaan layanan secara bertahap. Gedung tidak langsung difungsikan seluruhnya, tetapi disesuaikan dengan kesiapan peralatan medis di setiap lantai.
“Operasionalnya juga bertahap. Satu lantai, kemudian bertambah lagi sampai seluruh layanan siap,” ujarnya.
Jaya menilai percepatan operasional Gedung Pandurata menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya beban pelayanan di RSUD AWS.
Selama ini, kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun ruang rawat inap dinilai belum mampu mengimbangi jumlah pasien yang terus meningkat.
“Masyarakat ingin cepat. Kita tahu IGD sangat padat, begitu juga ruang perawatan yang sudah tidak memadai. Dengan gedung ini kapasitas layanan akan bertambah sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir kekurangan tempat tidur,” jelasnya.
Pemprov Kaltim berharap tambahan gedung perawatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas layanan kesehatan rujukan di RSUD AWS sekaligus mengurangi kepadatan pasien yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut.
Penulis Frida editor Eka mandiri


















Users Today : 1735
Total Users : 1383617
Views Today : 3922
Total views : 6663410