Ket Foto: Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin.(BorneoFlash.com/NurAinunnisa)
Infobenua.com Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda bersiap mengoperasikan fasilitas Driving Range Golf di kawasan GOR Segiri setelah pembangunan proyek senilai Rp61,8 miliar mendekati tahap akhir. Fasilitas olahraga tersebut direncanakan mulai digunakan masyarakat pada Juli 2026 melalui skema pengelolaan sementara sembari menunggu penetapan sistem pengelolaan permanen.
Langkah percepatan operasional dilakukan agar aset daerah yang dibangun menggunakan alokasi APBD 2024 dan APBD 2025 dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Saat ini proses administrasi masih berlangsung, termasuk tahapan serah terima aset dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kepada Pemerintah Kota Samarinda sebelum dikelola oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, menjelaskan bahwa selama proses administrasi berjalan, pengelolaan sementara dapat dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) GOR Segiri. Skema tersebut disiapkan untuk menghindari keterlambatan operasional fasilitas yang telah selesai dibangun.
“UPTD GOR Segiri berpeluang mengelola sementara selama masa transisi sekitar tiga bulan. Periode itu akan digunakan untuk menguji sistem pelayanan, operasional, serta melihat antusiasme masyarakat terhadap fasilitas ini,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, masa uji coba tersebut menjadi tahapan penting sebelum pemerintah menentukan model pengelolaan jangka panjang. Evaluasi akan mencakup efektivitas layanan, kebutuhan operasional, hingga kemungkinan kerja sama dengan pihak yang memiliki pengalaman di bidang pengelolaan fasilitas olahraga golf.
Selain itu, Disporapar juga berencana melibatkan komunitas golf dan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Samarinda dalam proses pendampingan teknis. Kehadiran para praktisi dinilai penting mengingat fasilitas tersebut telah dilengkapi teknologi digital yang masih relatif baru bagi pengguna di Samarinda.
“Masukan dari komunitas golf sangat kami perlukan agar sistem yang diterapkan benar-benar sesuai kebutuhan pengguna. Kami ingin pelayanan sejak hari pertama berjalan optimal,” kata Muslimin.
Di lokasi proyek, bangunan driving range telah berdiri lengkap dengan area latihan dua lantai. Sejumlah pekerjaan akhir masih dilakukan pada fasilitas pendukung, seperti penataan akses kendaraan, area parkir, serta pemeriksaan sarana penunjang lainnya sebelum dibuka secara resmi.
Meski menargetkan pembukaan pada Juli 2026, pemerintah masih menunggu hasil evaluasi akhir serta arahan dari Wali Kota Samarinda. Apabila seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, operasional akan dilakukan secara bertahap.
“Jika seluruh penyempurnaan pekerjaan sudah selesai dan hasil evaluasi menunjukkan kesiapan penuh, maka fasilitas ini dapat segera digunakan masyarakat,” tambahnya.
Driving Range Golf GOR Segiri merupakan salah satu investasi olahraga terbesar yang direalisasikan Pemkot Samarinda dalam beberapa tahun terakhir. Fasilitas tersebut memiliki 32 bay latihan yang tersebar di dua lantai, area pukulan sepanjang 194 meter, jaring pengaman setinggi 40 meter, ruang VIP, serta sistem pelacak pukulan berbasis teknologi dari Korea Selatan.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung pembinaan atlet golf daerah, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal olahraga golf. Selain itu, driving range tersebut diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik sport tourism yang dapat memperkuat sektor olahraga dan pariwisata Kota Samarinda.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 1315
Total Users : 1376415
Views Today : 3671
Total views : 6647126