Teks foto: Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan
Infobenua.com Samarinda —Penertiban kendaraan pelajar yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda di halaman rumah warga menuai kritik dari DPRD Samarinda.
Tindakan menggembosi ban motor dan menempelkan stiker peringatan dinilai tidak tepat karena dilakukan di area privat milik masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan menegaskan penindakan semestinya dilakukan di fasilitas umum atau jalan raya, bukan di pekarangan rumah warga.
“Kalau motor itu berada di halaman pribadi warga, itu sudah menjadi hak pemilik rumah. Penindakan jangan sampai masuk ke ranah privat masyarakat,” kata Viktor (15 Mei 2026).
Persoalan ini mencuat setelah Dishub Samarinda melakukan penertiban di kawasan Jalan Wijaya Kesuma 1. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat parkir pelajar dari SMP Negeri 4, SMP Negeri 5, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 3 Samarinda.
Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai aturan Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).
Meski mendukung penegakan aturan, Viktor menilai pendekatan yang dilakukan pemerintah seharusnya lebih mengedepankan edukasi kepada siswa dan sekolah.
Menurutnya, Dishub bersama kepolisian perlu membangun forum sosialisasi agar pelajar memahami risiko dan aturan larangan membawa kendaraan ke sekolah.
“Yang perlu diperkuat itu edukasi ke siswa dan pihak sekolah, bukan langsung melakukan penindakan di lokasi parkir warga,” ujarnya.
Politikus Demokrat itu juga mengingatkan pemerintah agar memiliki batas yang jelas dalam melakukan penertiban.
Ia menilai tindakan terhadap kendaraan yang berada di area pribadi berpotensi menimbulkan keberatan dari masyarakat apabila dilakukan tanpa dasar yang tepat.
“Kalau di jalan umum tentu bisa ditindak. Tapi kalau sudah masuk halaman rumah warga, itu berbeda,” demikian Viktor.
Penulis: Frida |Editor: Eka Mandiri

















Users Today : 816
Total Users : 1337718
Views Today : 1804
Total views : 6477516