Foto : Sapi-sapi Kurban di Salah Satu RPH
Infobenua.com, Samarinda– Masyarakat di Samarinda diimbau lebih berhati-hati saat membeli hewan kurban, terutama terhadap hewan yang dijual tanpa pengawasan dan pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan hewan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda, Maskuri, mengingatkan warga agar tidak hanya tergiur harga murah atau ukuran hewan, tetapi memastikan hewan kurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Menurutnya, surat kesehatan menjadi bukti penting bahwa hewan telah diperiksa dan dinyatakan layak untuk kurban.
“Ditanyakan dulu itu ada tidak surat kesehatan hewannya. Baru lihat umur, fisik, dan harganya,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Maskuri menyebut masih banyak masyarakat yang lebih fokus pada bobot dan harga hewan tanpa memastikan kondisi kesehatannya terlebih dahulu. Padahal, pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk menghindari risiko penyakit pada hewan kurban.
Ia juga meminta masyarakat tidak melanjutkan transaksi apabila penjual tidak mampu menunjukkan dokumen kesehatan hewan.
“Kalau penjual tidak berani menunjukkan surat kesehatan hewan, sebaiknya tidak usah dilanjutkan komunikasi jual belinya,” katanya.
Selain itu, Maskuri mengingatkan warga agar waspada terhadap hewan kurban yang dijual sembarangan tanpa pengawasan resmi karena kondisi kesehatannya tidak dapat dipastikan.
“Hati-hati hewan kurban yang dijual tanpa pengawasan itu kita tidak tahu kondisi kesehatannya karena tidak ada pemeriksaan,” tuturnya.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi




















Users Today : 824
Total Users : 1305276
Views Today : 4047
Total views : 6398145