InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Warga Gang Langgar Resah, Peredaran Narkoba Disebut Sudah Berlangsung Bertahun-tahun

by Eka Mandiri
Selasa, 19 Mei 2026, 19:58
in Berita, Hukum dan Kriminal, Samarinda
Bagikan

Foto : Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kota Samarinda

Infobenua.com, Samarinda – Warga Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, mengaku resah dengan maraknya peredaran narkoba yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di kawasan tersebut.

Polemik itu kembali mencuat setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek lokasi tersebut dan mengungkap dugaan keterlibatan seorang oknum anggota polisi sebagai “sniper” pengawas transaksi narkotika.

Penggerebekan dilakukan tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Jumat (15/5/2026). Dalam operasi itu, aparat mengamankan 11 tersangka termasuk seorang bandar narkoba bernama Fernandes alias Nando.

Salah seorang warga, Rahmawati (36), mengatakan aktivitas transaksi narkoba di kawasan Gang Langgar sudah berlangsung sekitar tiga hingga empat tahun terakhir.

Menurutnya, meski beberapa kali dilakukan penggerebekan, peredaran narkoba masih tetap berlangsung hingga membuat warga khawatir.

“Sering lihat pembeli datang ke sini. Bukanya 24 jam,” ujar Rahmawati saat ditemui awak media, Selasa (19/5/2026).

Ia berharap aparat benar-benar serius membersihkan kawasan tersebut agar lingkungan kembali aman dan tidak lagi dikenal sebagai lokasi transaksi narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengatakan pihaknya turut mengamankan seorang oknum anggota polisi berpangkat Bripka berinisial DW yang diduga berperan sebagai “sniper” bagi jaringan narkotika di lokasi tersebut.

Menurut Eko, oknum polisi itu bertugas mengawasi setiap pergerakan orang yang datang ke kawasan transaksi dan memberikan informasi kepada jaringan di dalam apabila ada aparat atau orang mencurigakan masuk ke lokasi.

“Yang bersangkutan berperan mengawasi setiap pergerakan orang yang datang ke lokasi dan memberikan informasi kepada jaringan di dalam,” ujarnya.

Eko menjelaskan Bripka DW kini diamankan Satbrimob Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari dua kali tes urine yang dilakukan, oknum tersebut dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Ia menambahkan, Bripka DW saat ini juga sedang menjalani proses pemberhentian tidak dengan hormat karena pelanggaran lain. Setelah sidang etik selesai, kasus pidana narkotikanya akan diproses Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kaltim, Yuliyanto, menjelaskan istilah “sniper” merupakan sebutan dalam jaringan narkoba bagi orang yang bertugas memantau situasi di sekitar lokasi transaksi.

“Keberadaan sniper sering membuat penindakan aparat di kawasan kampung narkoba mengalami kendala karena informasi kedatangan petugas sudah lebih dulu diketahui jaringan di dalam lokasi,” terangnya.

Penulis : Nurfa | Editor: redaksi

Views Count: 4

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1606866
Users Today : 2310
Total Users : 1606866
Views Today : 3603
Total views : 7126540
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com