Ket foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melakukan penyesuaian anggaran Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) seiring kebijakan efisiensi fiskal yang tengah diterapkan. Jika sebelumnya setiap RT menerima alokasi dana sebesar Rp100 juta, tahun ini anggaran yang sementara dapat disalurkan baru mencapai Rp75 juta per RT.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menjelaskan pengurangan sementara tersebut dilakukan sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi kemampuan keuangan daerah yang saat ini mengalami tekanan anggaran.
“Pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian terhadap alokasi anggaran. Apabila sebelumnya setiap RT memperoleh dana sebesar Rp100 juta, pada tahun ini sementara baru dapat dialokasikan sebesar Rp75 juta,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Meski begitu, Pemerintah Kota Samarinda masih membuka peluang untuk menambah kekurangan anggaran sebesar Rp25 juta melalui APBD Perubahan apabila kondisi fiskal daerah membaik dan kapasitas anggaran memungkinkan.
“Penyaluran anggaran direncanakan dilakukan dalam dua tahap. Jika kondisi keuangan daerah membaik dan tersedia ruang dalam APBD Perubahan, maka sisa anggaran sebesar Rp25 juta akan kembali dialokasikan,” katanya.
Andi Harun menegaskan bahwa Program Probebaya tetap dipertahankan karena dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat di tingkat lingkungan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur skala lingkungan, tetapi juga menjadi sarana penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat RT.
“Program Probebaya dapat dikategorikan sebagai bagian dari pelayanan dasar masyarakat karena mencakup pembangunan infrastruktur lingkungan sekaligus kegiatan pemberdayaan warga,” jelasnya.
Ia menilai keberlangsungan program tersebut turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui belanja pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kontribusi program ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah cukup besar. Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi ialah belanja pemerintah, dan Probebaya termasuk bentuk belanja yang produktif serta berkualitas,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andi Harun menyebut stabilitas ekonomi Kota Samarinda hingga kini juga dipengaruhi keberlanjutan program berbasis masyarakat yang tetap dijalankan meskipun pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran.
“Kondisi tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda yang relatif tetap stabil apabila dibandingkan dengan sejumlah daerah lainnya,” pungkasnya.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 279
Total Users : 1297869
Views Today : 698
Total views : 6373170