Teks foto: Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi
Infobenua.com Samarinda —DPRD Kota Samarinda melakukan evaluasi terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, khususnya terkait kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan Varia Niaga menjadi salah satu perusahaan daerah yang sedang dikaji lebih lanjut.
Meski mengelola aset strategis seperti Teras Samarinda dan sektor pergudangan, kinerja perusahaan dinilai belum maksimal.
Menurut Iswandi, luasnya lini usaha yang dijalankan membuat perusahaan kurang fokus dalam mengembangkan sektor yang berpotensi menghasilkan keuntungan.
“Varia Niaga ini mengelola banyak sektor sekaligus, sehingga fokus terhadap profit belum maksimal. Dalam waktu dekat akan kami panggil lagi untuk evaluasi,” ujar Iswandi (25/4/2026).
Pemanggilan tersebut bertujuan untuk meninjau kembali peta bisnis perusahaan, sekaligus menetapkan target capaian yang lebih terukur.
Komisi II juga akan mendalami pola kerja sama dengan pihak ketiga yang selama ini banyak terlibat dalam operasional perusahaan. Kejelasan terkait transparansi dan skema bagi hasil menjadi salah satu hal yang ingin dipastikan.
“Kami ingin mengetahui secara detail sektor yang dikelola dan target yang ingin dicapai. Termasuk kerja sama dengan pihak ketiga, harus jelas transparansi dan pembagian hasilnya,” tegasnya.
Selain Varia Niaga, DPRD juga memberikan penjelasan terkait kondisi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Samarinda yang belum menyetorkan dividen ke kas daerah dalam tiga tahun terakhir.
Iswandi menyebut, kondisi tersebut dipengaruhi oleh penyelesaian kredit bermasalah yang merupakan peninggalan manajemen sebelumnya.
“BPR masih fokus menyelesaikan kredit macet dari direksi lama. Itu yang menjadi alasan dividen belum bisa disetorkan dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.
Meski demikian, ia menilai ada perbaikan dalam pengelolaan perusahaan di bawah direksi saat ini. Penanganan kredit bermasalah disebut mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Laporan terakhir menunjukkan progres yang baik, kredit mulai terselesaikan. Secara manajerial sudah lebih sehat. Kami optimistis ke depan BPR bisa kembali berkontribusi terhadap PAD,” pungkasnya.
Penulis: Frida| Editor: Eka Mandiri



















Users Today : 636
Total Users : 1273583
Views Today : 1976
Total views : 6298337