Foto : (Dok.Pemrov Kaltim)
Infobenua.com, Samarinda — Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Kesiapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kukar yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, Sunggono, dalam rapat koordinasi bersama jajaran LPTQ Kaltim.
Ia menegaskan, berbagai aspek teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari lokasi perlombaan hingga fasilitas pendukung bagi para peserta dan tamu.
Sebanyak 13 lokasi strategis disiapkan untuk mendukung pelaksanaan MTQH. Halaman Kantor Bupati Kukar akan menjadi pusat kegiatan, termasuk seremoni pembukaan dan penutupan serta cabang Tilawah untuk golongan anak, remaja, dan dewasa.
Selain itu, sejumlah lokasi lain juga disiapkan, di antaranya Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Pendopo Wakil Bupati, Aula Bappeda, kantor-kantor dinas seperti Disdikbud, Dispora, BKPSDM, BPKAD, Ruang Rapat DPRD, MAN 2 Kukar, hingga Ruang Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Tak hanya dari sisi arena lomba, Pemerintah Kabupaten Kukar juga telah melakukan pendataan menyeluruh terkait kebutuhan pendukung, seperti ketersediaan hotel dan homestay, tarif kamar, fasilitas kesehatan, transportasi, layanan katering, hingga destinasi wisata bagi kafilah.
Ketua LPTQ Kaltim yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi atas kesiapan Kukar yang dinilai sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan event berskala besar.
“Kukar sudah terbiasa menyelenggarakan berbagai acara, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Sri Wahyuni juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pelaksanaan MTQ digabung dengan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH), sehingga seluruh cabang perlombaan akan dipertandingkan, termasuk cabang hafalan hadist dengan sanad dan tanpa sanad, serta Karya Tulis Ilmiah Hadist (KTIH).
Menurutnya, pola penyelenggaraan juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya MTQ dan STQH digelar secara bergantian dua tahun sekali, kini MTQH akan dilaksanakan setiap tahun.
Ia pun mengingatkan pentingnya mempertahankan prestasi Kalimantan Timur sebagai juara umum, sekaligus berpesan agar pelaksanaan di Kukar dikemas secara sederhana namun tetap elegan, khidmat, dan berwibawa.
Sementara itu, Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menekankan pentingnya menjadikan standar kesuksesan saat Kaltim menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXX tahun 2024 sebagai acuan dalam penyelenggaraan MTQH 2026.
Ia juga menyebut pelaksanaan STQH 2025 di Kutai Timur dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kegiatan di Kukar.
Dalam kesempatan tersebut, Dasmiah turut memaparkan capaian kafilah Kaltim yang berhasil meraih juara umum tingkat nasional pada 2024, serta prestasi internasional dengan meraih 12 gelar juara di berbagai negara dalam dua tahun terakhir.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi



















Users Today : 394
Total Users : 1264786
Views Today : 1279
Total views : 6271812