InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Edukasi Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata Diperkuat, OIKN Dorong Kesadaran Sejak Dini

by Eka Mandiri
Kamis, 19 Maret 2026, 0:38
in Berita, Kaltim, Samarinda
Bagikan

Foto : ilustrasi pengelolaan sampah (dok.ist)

Infobenua.com, Samarinda — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus memperkuat edukasi pengelolaan sampah di kawasan destinasi wisata, seiring meningkatnya kunjungan masyarakat menjelang momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah tersebut dilakukan tidak hanya melalui penyediaan sarana dan prasarana kebersihan, tetapi juga dengan pendekatan edukatif kepada para pengunjung sejak awal memasuki kawasan wisata.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, mengatakan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam menciptakan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Setiap pengelola wajib menyiapkan fasilitas kebersihan. Namun di sisi lain, kami juga terus mengedukasi masyarakat. Bahkan sejak pengunjung masuk kawasan, sudah diberikan pemahaman terkait pengelolaan sampah,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan edukasi dilakukan secara persuasif, termasuk melalui dialog langsung dengan pengunjung di lapangan.

Hal ini dinilai penting karena tingkat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah masih beragam.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, OIKN mengakui masih ditemukan persoalan sampah yang belum terkelola dengan baik di sejumlah titik wisata. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar upaya edukasi dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

“Kalau persoalan sampah ini terus berulang setiap tahun, berarti ada yang belum optimal dalam edukasi kita. Ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan tidak terus menjadi isu yang sama,” tegasnya.

Alimuddin menambahkan, kesadaran menjaga kebersihan tidak cukup dibangun hanya pada momen tertentu seperti aktivitas pariwisata, melainkan harus ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan.

“Kalau kita bicara keberlanjutan, edukasi ini harus dimulai dari anak-anak. Harapannya, ke depan tidak perlu lagi ada sanksi atau ancaman denda, karena kesadaran masyarakat sudah terbentuk dengan sendirinya,” pungkasnya.

Penulis : Nurfa | Editor : Redaksi

Views Count: 0

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1589110
Users Today : 211
Total Users : 1589110
Views Today : 317
Total views : 7097981
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com