InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

RSUD AWS Siapkan Gedung Pandurata, Operasional Ditargetkan Pertengahan 2026

by Eka Mandiri
Senin, 9 Februari 2026, 20:37
in Berita, Kaltim
Bagikan

Teks foto: Komisi IV DPRD Kaltim saat sidak di Gedung Pandurata RSUD AW.Sjahranie, Senin 9 Februari 2026.

Infobenua. Samarinda –Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menargetkan Gedung Pandurata dapat mulai digunakan pada Juni atau Juli 2026.

Saat ini, bangunan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan serta tahap pemenuhan alat kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AWS, Nurliana Adriati Noor, mengatakan pembangunan Gedung Pandurata untuk lantai satu hingga enam yang difungsikan sebagai ruang pelayanan telah selesai dikerjakan. Namun, operasional gedung masih menunggu selesainya masa pemeliharaan dan kelengkapan fasilitas penunjang.

“Bangunan pelayanan sudah rampung. Saat ini masih tahap pemeliharaan dan pemenuhan alat kesehatan,” ujar Nurliana, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, sebagian alat kesehatan dari gedung lama akan dialihkan ke Gedung Pandurata selama masih memenuhi standar kelayakan, seperti tempat tidur dan lemari pasien.

“Rata-rata tempat tidur yang kami miliki masih menggunakan model terbaru dan masih layak digunakan,” katanya.

Selain itu, RSUD AWS juga tengah menyusun kebutuhan layanan seiring diterapkannya sistem rujukan baru oleh Kementerian Kesehatan.

Sistem tersebut tidak lagi didasarkan pada kelas BPJS, melainkan kompetensi rumah sakit yang terbagi menjadi dasar, madya, dan paripurna.

“Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi, RSUD AWS diarahkan untuk memenuhi standar layanan kompetensi paripurna,” jelas Nurliana.

Untuk memenuhi 24 jenis layanan sesuai kategori paripurna, pihak rumah sakit memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp200 miliar. Pemenuhan tersebut direncanakan dilakukan secara bertahap dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Sementara itu, DPRD Kalimantan Timur melakukan inspeksi lapangan ke Gedung Pandurata untuk melihat kesiapan bangunan.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba, menyebut gedung tersebut memiliki kapasitas sekitar 540 tempat tidur, setara dengan gedung lama.

“Kapastitasnya sama. Gedung baru dibangun karena bangunan lama kerap terdampak banjir,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, berharap Gedung Pandurata dapat segera dioperasikan. Namun ia menilai kesiapan alat kesehatan menjadi faktor penting yang harus segera dipenuhi.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada alat kesehatan yang dipindahkan ke gedung baru.

DPRD Kaltim pun mendorong Dinas Kesehatan Kaltim untuk menyiapkan anggaran pengadaan alat kesehatan dengan kebutuhan yang diperkirakan mencapai Rp200 miliar.

Penulis: Frida| Editor : Eka Mandiri

Views Count: 1

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1572091
Users Today : 891
Total Users : 1572091
Views Today : 1340
Total views : 7069966
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com