Teks foto: Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana
Infobenua.com.Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) akan membangun Laboratorium Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) di Samarinda pada 2026–2027.
Laboratorium ini menjadi program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud-Seno Aji, untuk menjamin keamanan pangan segar bagi masyarakat.
Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana, menyampaikan bahwa pembangunan laboratorium akan dimulai dengan perancangan pada 2026 dan siap beroperasi pada 2027.
“Laboratorium ini akan menjadi pusat pengujian mutu dan keamanan pangan segar sebelum produk sampai ke masyarakat,” jelasnya.
Laboratorium OKKPD direncanakan menjadi satu-satunya fasilitas semacam ini di Indonesia. Semua kabupaten dan kota di Kaltim nantinya bisa mengirim sampel pangan segar untuk diuji, termasuk sayur, buah, dan produk pertanian lainnya.
“Ini langkah penting untuk memastikan masyarakat mengonsumsi pangan aman dan sehat,” ujar Yana.
Keberadaan laboratorium juga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas 2045 yang sehat.
Yana menekankan ancaman paparan pestisida dan bahan kimia lain pada rantai pangan segar, yang bisa membahayakan kesehatan.
“Generasi emas harus terlindungi dari makanan yang terkontaminasi bahan kimia,” tegasnya.
Selain pengujian, DPTPH akan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada petani agar praktik budidaya bebas dari bahan kimia berbahaya.
“Kami ingin memastikan buah dan sayur yang dipanen aman sejak awal,” kata Yana.
Program laboratorium ini diharapkan meningkatkan kualitas pengawasan pangan di Kaltim, sekaligus menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia.
Langkah ini diyakini mampu menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan mendukung generasi muda tumbuh lebih sehat dan berkualitas.
Penulis : Frida | Editor: Eka Mandiri


















Users Today : 1081
Total Users : 1268424
Views Today : 3494
Total views : 6282503