InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

RSUD AWS Janji Tingkatkan Mutu Layanan dan Transparansi Pelayanan Pasien

by Eka Mandiri
Kamis, 18 September 2025, 20:50
in Advertorial, Diskominfo kaltim, Kaltim
Bagikan

Infobenua.com.Samarinda – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai wadah evaluasi layanan sekaligus ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan.

Acara ini menjadi bagian dari komitmen manajemen dalam memperbaiki mutu pelayanan kesehatan.

Plt Direktur RSUD AWS, dr. Indah Puspita Sari, mengungkapkan pihaknya tengah memperkuat sistem layanan dengan menyiapkan ketersediaan tempat tidur rawat inap dan rawat jalan secara real-time.

“Sebanyak apa pun tempat tidur disediakan, jika pencegahan tidak dilakukan, pasti tidak akan cukup,” ujarnya di Crystal 7 Hotel Mercure Samarinda, Kamis (18/9/2025).

Indah menekankan, pendekatan promotif dan preventif harus berjalan seiring dengan peningkatan layanan kuratif.

Selain itu, transformasi digital mulai dijalankan untuk mengurangi antrean panjang, memberikan kepastian jadwal kepada pasien, sekaligus memudahkan tenaga medis menata agenda praktik.

Tak hanya itu, RSUD AWS juga tengah mempersiapkan diri naik kelas menjadi rumah sakit tipe A, usai mendapat mandat dari Kementerian Kesehatan.

Status tersebut akan memperluas peran AWS sebagai pusat rujukan di Kalimantan Timur. Saat ini, AWS bahkan menjadi satu-satunya rumah sakit di kawasan timur Indonesia yang memiliki layanan kedokteran nuklir di luar Makassar.

Meski begitu, sejumlah tantangan masih membayangi. Waktu tunggu untuk layanan khusus dinilai masih panjang, sementara pemerataan tenaga medis dan kesiapan infrastruktur digital masih menjadi pekerjaan rumah.

“Kami sadar kami tidak sempurna. Karena itu kritik dan saran Bapak-Ibu sangat berharga untuk perbaikan pelayanan ke depan,” kata Indah.

Lewat forum ini, manajemen berharap terjalin komunikasi konstruktif dengan masyarakat. Namun, publik menunggu bukti nyata apakah transformasi yang dijanjikan benar-benar mampu mengatasi persoalan klasik rumah sakit daerah: antrean menumpuk, keterbatasan fasilitas, dan lambannya pelayanan.

ADV  DISKOMINFO KALTIM

PENULIS FRIDA EDITOR REDAKSI

Views Count: 14

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1531086
Users Today : 71
Total Users : 1531086
Views Today : 100
Total views : 6982594
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com